Tokoh Fisika
1. 1. Albert Einstein (1879-1955)
Einstein, lahir di Ulm, Jerman. Pada tahun 1905,gagasannya yang sudah ada dalam pikirannya
bertahun-tahun ketika ia harus memusatkan
perhatiannya untuk pekerjaan lain berbuah menjadi tiga makalah pendek. Gagasan
initelah mengubah pikiran bukan hanya dalam bidang fisika melainkan juga
dalam peradaban modern ini.Makalahnya yang pertama mengungkapkansifat cahaya, ia menyatakan bahwa cahaya mempunyaisifat
dual, yaitu partikel dan gelombang. Makalah yang kedua ialah mengenai gerak
Brownian, gerak zigzag dari sebintik
bahan yang terapung dalam fluida, misalnya serbuk sari dalam air. Einstein mendapatkan
rumus yang mengaitkan gerak brownian dengan gerak partikel yang ditumbuk oleh molekul
fluida dimana partikel itu terapung.Walaupun
teori molekular telah dikemukakan bertahun-tahun sebelumnya, ini
merupakaneksperimen yang meyakinkan yang memperlihatkan kaitan pasti yang sudah
lama dinantikan orang.Makalah yang ketiga, memperkenalkan teori
relativitas.. Setelah ia mulai mendapatkan kedudukan pada Universitas di negara
Swiss dan cekoslowakia,dalam tahun 1913 ia
memperoleh pekerjaan di Kaiser Wilhelm Institute di Berlin, sehingga ia dapatmelakukan
penelitian dengan bebas tanpa kekhawatiran kekurangan uang dan beban kewajiban
rutin.Pada waktu itu minat Einstein ialah
terutama dalam bidang gravitasi, dan mulai dari hal yangditinggalkan
Newton lebih dari dua abad yang lalu.
Teori Relativitas Umum Einstein yang diterbitkan dalam tahun
1915, mengaitkan gravitasidengan struktur ruang dan waktu. Dalam teori ini,
gaya gravitasi dapat dipikirkan sebagai ruang-waktu yang melengkung di
sekitar benda sehingga massa yang berdekatan cenderung untuk bergerak
kearahnya, sama seperti kelereng yang menggelinding ke alas lubang yang
berbentuk seperti mangkuk.dari teori teori
relativitas umum orang dapat membuat ramalan teoretis, misalnya cahaya harusdipengaruhi oleh gaya gravitasi, dan ternyata
semuanya terbukti secara eksperimental. Penemuan berikutnya yang
menyatakan bahwa semesta ini memuai ternyata cocok dengan teori.Dalam tahun 1917, Einstein mengemukakan penurunan
baru mengenai rumus radiasi bendahitam Planck dengan
memperkenalkan gagasan radiasi yang terstimulasi, suatu gagasan yang buahnyamuncul 40 tahun kemudian sebagai penemuan laser.
Perkembangan mekanika kuantum dalam tahun1920 mengganggu Einstein yang tidak menerima pandangan probabilistik
sebagai pandangandeterministik walaupun dalam skala atomik.
Akhir hidupnya dipakai untuk
mencari teori medan terpadu yang menyatukan medan gravitasidan
elektromagnetisme dalam suatu gambaran, namun usahanya ini tidak berhasil. Suatu pemikiran yang belum tepecahkan sampai
sekarang yang diwariskan oleh Albert Einstein sampai ajalnya datang menjemput,
yaitu menemukan teori medan terpadu
yang menyatukan medangravitasi dan elektromagnetisme dalam suatu rumus
atau hukum
2. 2. Michael Faraday (1791-1867)
Michael Faraday ialah ilmuwan
Inggris yang mendapat julukan "Bapak Listrik ", karena berkat usahanya
listrik menjadi teknologi yang banyak gunanya.Ia mempelajari berbagai bidang
ilmu pengetahuan, termasuk elektromagnetismedan elektrokimia. Dia juga menemukan alat yang nantinya menjadi
pembakar Bunsen, yang digunakan hampir di seluruh laboratorium sains
sebagai sumber panas yang praktis.Efek magnetisme menuntunnya
menemukan ide-ide yang menjadi dasar teori medan magnet. Ia banyak memberi
ceramah untuk mempopulerkan ilmu pengetahuan ilmu pengetahuan pada masyarakatumum. Pendekatan rasionalnya dalam mengembangkan
teori dan menganalisis hasilnya amat mengagumkan
3. 3 . NICOLAUS COPERNICUS (1473-1543)
Nicolaus Copernicus (nama
Polandianya: Mikolaj Kopernik), dilahirkan tahun1473 di kota Torun di tepi
sungai Vistula, Polandia. Dia berasal dari keluarga berada. Selama berada di Italia,
Copernicus sudah berkenalan dengan ide-ide filosof Yunani Aristarchus dari Samos (abad ke-13 SM). Filosof ini
berpendapat bahwa bumi dan planit-planit lain berputar mengitari
matahari. Copernicus jadi yakin atas kebenaran hipotesa “heliocentris” ini, dan tatkala diamenginjak usia empat puluh
tahun dia mulai mengedarkan buah tulisannya diantara teman-temannyadalam bentuk
tulisan-tulisan ringkas, mengedepankan cikal bakal gagasannya sendiri tentang
masalahitu. Copernicus memerlukan waktu bertahun-tahun melakukan pengamatan,
perhitungan cermat yangdiperlukan untuk
penyusunan buku besarnya De Revolutionibus Orbium Coelestium (TentangRevolusi Bulatan Benda-benda Langit), yang melukiskan teorinya secara terperinci danmengedepankan
pembuktian-pembuktiannya. Dalam buku itu
Copernicus dengan tepat mengatakan bahwa bumi berputar pada
porosnya, bahwa bulan berputar mengelilingi matahari dan bumi, serta
planet-planet lain semuanya berputar mengelilingi matahari.Tapi, seperti halnya para pendahulunya, dia
membuat perhitungan yangsalah mengenai skala peredaran planet
mengelilingi matahari. Dia juga membuat kekeliruan besar karena dia yakin
betul bahwa orbit mengandung lingkaran-lingkaran. Jadi, bukan saja teori
iniruwet secara matematik, tapi juga tidak betul. Meski begitu, bukunya lekas
mendapat perhatian besar.Para astronom lain
pun tergugah, terutama astronom berkebangsaan Denmark, Tycho Brahe, yang melakukan
pengamatan lebih teliti dan tepat terhadap gerakan-gerakan planet. Dari
data-data hasil pengamatan inilah yang membikin Johannes Kepler akhirnya mampu
merumuskan hukum-hukumgerak planet yang tepat.Dengan demikian, teori Copernicus telah merevolusionerkan konsep kita
tentang angkasa luar dan sekaligus sudah merombak pandangan filosofis
kita. Namun, dalam hal penilaian mengenai arti penting Copernicus,
haruslah diingat bahwa astronomi tidaklah mempunyai jangkauan jauh dalam penggunaan
praktis sehari-hari seperti halnya fisika kimia dan biologi. Buku Copernicus
punya makna yang tampaknya tak memungkinkan
baik Galileo maupun Kepler menyelesaikan kerja ilmiahnya.Mereka semua
adalah pendahulu-pendahulu yang penting dan menentukan bagi Newton, dan
penemuan merekalah yang membikin kemungkinan
bagi Newton merumuskan hukum-hukum gerak dan gaya beratnya. Secara
historis, penerbitan De Revolutionobus Orbium Coelestium merupakan titik
tolak astronomi modern. Lebih dari itu, merupakan titik tolak
pengetahuan modern.
4. 4. Wilhelm Conrad Röntgen (1845–1923)
Wilhelm Conrad Röntgen ialah
fisikawan Jerman yang merupakan penerima pertama Penghargaan Nobel dalam Fisika,
pada tahun 1901, untuk penemuannya
pada sinar X, yang menggembar-gemborkan zaman fisikamodern dan
merevolusionerkan kedokteran diagnostik.
Penelitiannya juga termasuk karya padaelastisitas, gerak pipa rambut
pada fluida, panas gas tertentu, konduksi panas pada kristal,
penyerapan panas oleh gas, dan piezoelektrisitas.Pada tahun 1895, saat mengadakan percobaan dengan aliran arus listrik
dan tabung gelas yang dikosongkan
sebagian (tabung sinar katode), Rontgen mengamati bahwa potongan barium platinosianida yang berdekatan melepaskan
sinar saat tabung itu dioperasikan. Ia merumuskan teori bahwa saat
sinar katode (elektron) menembus dinding gelas tabung, beberapa radiasi yang
tak diketahuiterbentuk yang melintasi ruangan, menembus bahan kimia, dan
menyebabkan fluoresensi.Pengamatan lebih
lanjut mengungkapkan bahwa kertas, kayu, dan aluminum, di antara bahanlain,
transparan pada bentuk baru radiasi ini. Ia menemukan bahwa itu mempengaruhi
plat fotografi,dan, sejak tidak secara nyata menunjukkan beberapa sifat
cahaya, seperti refleksi atau refraksi, secarasalah ia berpikir bahwa sinar itu
tak berhubungan pada cahaya. Dalam pandangan pada sifat tak pastiitu, ia menyebut fenomena radiasi X, walau juga
dikenal sebagai radiasi Rontgen. Ia
mengambilfotografi sinar-X pertama, dari bagian dalam obyek logam dan
tulang tangan istrinya
James Watt ialah seorang insinyur besar dari Skotlandia,Britania Raya. Ia berhasil menciptakan mesin uap pertama yang efisien. Ternyatamesin
uap ini merupakan salah satu kekuatan yang mendorong terjadinyaRevolusi Industri,khususnya di Britania danEropapada umumnya. Untuk menghargai jasanya, nama belakangnya yaituWatt digunakan sebagai nama satuan daya,
misalnya daya mesin dan daya listrik.
6.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar